7 Cara Agar Tidak Lemas Saat Puasa
Merasa lemas di tengah hari saat puasa itu sangat umum. Tapi sebenarnya, kondisi ini bisa dihindari dengan kebiasaan yang tepat. Banyak orang belum tahu bahwa cara agar tidak lemas saat puasa bukan soal makan banyak sampai kenyang — tapi soal makan cerdas dan istirahat yang cukup.
Menurut Kementerian Kesehatan RI, dua penyebab utama kelelahan saat berpuasa adalah dehidrasi dan pola makan yang tidak seimbang. Kabar baiknya? Keduanya bisa dikontrol.
Mari baca cara efektif agar tidak lemas saat puasa!
7 Cara Efektif Agar Tidak Lemas Saat Puasa
-
Sahur dengan Makanan Tinggi Protein
Jangan lewatkan sahur, dan pastikan menunya bergizi. Pilih makanan kaya protein seperti telur, yogurt, atau kacang-kacangan. Protein dicerna lebih lambat sehingga energi Anda tetap stabil lebih lama — dan Anda tidak akan cepat pusing atau lemas di siang hari akibat gula darah yang rendah.
-
Minum Cukup Air Saat Berbuka dan Sahur
Dehidrasi tubuh menjadi salah satu maslaah utama ketika puasa. Minumlah minimal 2 gelas air putih segera setelah berbuka, dan minum minimal 4 gelas sebelum tidur. Saat sahur, minum 2 gelas lagi. Tambahkan buah dengan kandungan air tinggi seperti semangka atau melon. Studi dari Journal of Nutrition menunjukkan bahwa hidrasi yang baik dapat mengurangi risiko lemas hingga 30%.
-
Kurangi Makanan Manis dan Gorengan Saat Buka Puasa
Minuman manis dan gorengan memang menggoda, tapi keduanya justru membuat Anda cepat lapar kembali dan lesu. Gula berlebihan menyebabkan lonjakan insulin yang tajam, diikuti penurunan energi mendadak. Ganti dengan kurma, buah segar, dan sayuran sebagai pembuka.
-
Tidur Cukup dan Manfaatkan Power Nap
Kurang tidur adalah salah satu penyebab lemas saat puasa yang paling sering diremehkan. Usahakan tidur 7–8 jam di malam hari, dan tambahkan tidur siang singkat sekitar 20 menit jika memungkinkan.
-
Olahraga Ringan Setelah Sahur
Anda tidak perlu olahraga berat untuk tetap bugar saat puasa. Jalan santai atau stretching selama 15 menit setelah sahur sudah cukup untuk melancarkan sirkulasi darah dan membuat tubuh lebih segar. Hindari olahraga intens karena justru mempercepat dehidrasi.
-
Kelola Stres Agar Tidak Mudah Lelah
Stres berlebih meningkatkan kadar kortisol dalam tubuh — hormon yang memicu kelelahan dan pusing saat puasa. Luangkan waktu untuk meditasi, dzikir, atau sekadar duduk tenang beberapa menit.
-
Pertimbangkan Suplemen Jika Perlu
Jika Anda aktif bekerja atau punya aktivitas tinggi, konsultasikan dengan dokter soal suplemen vitamin B kompleks dan elektrolit. Keduanya membantu mencegah kekurangan nutrisi yang sering terjadi selama puasa panjang.
Apa Manfaat Puasa bagi Tubuh?
Beberpa hal dari puasa dapat memberi dampak baik bagi tubuh seperti:
- Memperkuat sistem pencernaan dan mengubahnya menjadi lebih optimal
- Dapat membantu kadar gula dan lemak pada tubuh
- Menurunkan tekanan darah dan kolesterol
- Meningkatkan kesehatan jantung
Untuk memaksimalkan puasa, Anda juga harus mengimbangkannya dengan makanan yang sehat. Hindari pola makan tidak sheat yang bisa memicu obesitas dan kekurangan gizi.
Jaga Keselamatan Selama Ibadah Ramadan
Menerapkan cara agar tidak lemas saat puasa di atas akan membuat ibadah Anda lebih nyaman dan produktif. Tapi selain menjaga kesehatan diri sendiri, ada baiknya juga mempersiapkan diri menghadapi situasi darurat.
Kunjungi aed.co.id untuk mendapatkan AED (Automated External Defibrillator) berkualitas — alat yang bisa menyelamatkan nyawa saat terjadi henti jantung mendadak.