5 Kesalahan Saat Menggunakan AED
Henti jantung mendadak bisa terjadi kapan saja. Maka dari itu penyediaan AED (Automated External Defibrillator) adalah telah menjadi penyelamat bagi seluruh korban henti jantung.
Namun, negara seperti Indonesia memiliki pengetahuan yang rendah terkait AED sebab kesadaran masyarakat yang lemah. Sehingga hal ini memicu kesalahan fatal yang terjadi ketika AED sedang digunakan – terutama ketika digunakan oleh orang awam. Yuk simak blog ini untuk ketahui apa saja kesalahannya.
5 Kesalahan Saat Menggunakan AED
-
AED Tidak Tersedia atau Sulit Dijangkau
Memiliki AED tidak cukup jika lokasinya tersembunyi. Setiap menit penundaan menurunkan peluang bertahan hidup sebesar 10%. Pastikan AED dipasang di tempat yang terlihat jelas dan mudah dijangkau oleh semua orang. -
Tidak Memeriksa Baterai dan Bantalan Secara Rutin
AED yang tidak dirawat dan diperiksa secara rutin tidak bisa diandalkan. Baterai perlu diganti setiap 2–5 tahun, dan bantalan elektroda punya masa kedaluwarsa. Pemeriksaan rutin perlu dilakukan minimal setiap bulan agar AED selalu siap digunakan dalam situasi darurat. -
Panik dan Ragu untuk Memakai AED
Banyak orang tidak bertindak karena takut salah. Padahal, AED dirancang untuk siapa saja, termasuk orang awam. Perangkat ini memiliki panduan suara otomatis dan tidak akan memberikan kejutan kecuali ketika dibutuhkan. Bertindak selalu lebih baik daripada diam. -
Tidak Menghentikan CPR Saat AED Memberi Perintah
Melanjutkan CPR saat AED sedang menganalisis ritme jantung bisa mengganggu ketepatan pembacaan. Hentikan semua gerakan dan pastikan tidak ada yang menyentuh korban saat AED sedang menganalisa. Lanjutkan CPR hanya ketika AED memberi instruksi. -
Penempatan Bantalan AED yang Salah
Posisi bantalan yang keliru mengurangi efektivitas kejutan listrik. Tempel bantalan pertama di bawah tulang selangka kanan, dan bantalan kedua di sisi kiri bawah ketiak. Ikuti selalu gambar panduan pada kemasan.
Cara Menggunakan AED dengan Benar
Langkahnya mudah: nyalakan AED → ikuti instruksi suara → pasang bantalan sesuai posisi → jangan sentuh korban saat analisis berlangsung → tekan tombol shock jika diperintahkan → lanjutkan CPR ketika AED memerintahkan.
Siapkan AED Sekarang
Itulah kesalahan umum ketika orang awam menggunakan AED. Jangan tunggu keadaan darurat untuk baru mencari AED. Kunjungi aed.co.id untuk menemukan AED berkualitas yang siap melindungi orang-orang di sekitar kamu.