Ketahui Perbedaan Gejala Serangan Jantung dan Gerd
Sensasi nyeri dada sering membuat kita semua khawatir, terutama bagi lansia dan orang dengan riwayat komplikasi kesehatan seperti hipertensi atau diabetes. Banyak yang bingung membedakan gejala GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) dengan serangan jantung, padahal perbedaannya krusial untuk penanganan tepat.
Yuk kita pelajari apa bedanya nyeri dada akibat GERD dan serangan jantung.
Gejala GERD Mirip Serangan Jantung
GERD menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan sehingga memicu sensasi terbakar di dada yang mirip nyeri jantung. Gejala lainnya meliputi keringat dingin dan napas yang pendek.
Perbedaan Gejala GERD dan Serangan Jantung

| Aspek | GERD | Serangan Jantung |
|---|---|---|
| Sifat Nyeri Dada | Terasa seperti terbakar atau perih, lebih ringan, mereda dengan obat maag. | Terasa seperti ditekan, diremas, atau berat. |
| Durasi dan Pemicu | Singkat, dipicu makan atau berbaring, membaik saat duduk tegak. | Berlangsung >15–20 menit, memburuk saat aktivitas fisik. |
| Penyebaran Nyeri | Terpusat di dada atau atas perut, jarang menyebar. | Menjalar ke lengan (terutama kiri), rahang, leher, punggung. |
| Gejala Pendamping | Kembung, rasa asam di mulut, tenggorokan sakit. | Sesak napas, keringat dingin, mual, pusing, lemas. |
Penjelasan Nyeri Dada Karena GERD
Nyeri dada yang timbul karena GERD umumnya disebabkan oleh asam yang mengalir kembali ke kerongkongan dan menyebabkan iritasi. Hal ini bisa terjadi karena katup lambung yang melemah secara tidak sengaja. Biasanya hal ini dapat terjadi karena mengonsumsi makanan pedas, berlemak atau tinggi kafein.
Cara mengatasinya adalah dengan memiliki pola makan sehat, hindari berbaring setelah makan dan siapkan obat maag dalam situasi apapun.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera cari bantuan medis jika nyeri dada disertai sesak napas, keringat dingin, atau menjalar ke lengan/rahang, karena gejala ini bisa jadi disebabkan oleh serangan jantung— jangan menunggu lebih lama , terutama untuk lansia dan penderita penyakit jantung.
Konsultasi dokter juga penting jika GERD kronis menyebabkan kesulitan menelan atau penurunan berat badan.
Kalau kondisinya sudah serangan jantung, kondisinya sudah fatal karena bisa memicu henti jantung mendadak. Segera sediakan alat pacu jantung AED di lingkungan kerja Anda atau rumah. Jika Anda sedang mencari alat medis ini, segera konsultasi kepada aed.co.id.