Perbedaan Angin Duduk vs. Serangan Jantung

Perbedaan Angin Duduk vs. Serangan Jantung

Angin duduk, atau angina pektoris, terjadi ketika aliran darah ke jantung berkurang sementara. Hal ini menyebabkan nyeri dada seperti ditekan atau terbakar. Sementara henti jantung adalah kondisi darurat di mana jantung berhenti berdetak tiba-tiba, dan memerlukan tindakan pertolongan cepat seperti CPR atau penggunaan AED. 

Jika Anda belum mengetahui apa perbedaannya, mari simak perbedaanya agar bisa bertindak tepat waktu dan cegah komplikasi serius.  

Perbedaan Angin Duduk dan Serangan Jantung

Angin Duduk dan Jenisnya 

Angin duduk atau Angina adalah jenis nyeri dada yang terjadi ketika aliran darah ke jantung berkurang, sehingga otot jantung kekurangan oksigen dan nutrisi untuk bekerja secara optimal. Gejalanya berupa sesak nafas dan dada tertekan. Terdapat 2 jenis kondisi angina yakni: 

  •  Angina stabil (kronis)

    Jenis ini terjadi secara teratur setelah tingkat aktivitas tertentu. Misalnya, seseorang yang telah didiagnosis menderita angina stabil mungkin mengalami gejala setelah berjalan sejauh dua blok.
  • Angina tidak stabil

    Ini adalah jenis angina yang meliputi seperti peningkatan frekuensi munculnya gejala yang dipicu oleh aktivitas yang lebih ringan. Misalnya, seseorang yang biasanya mengalami nyeri dada ketika sedang duduk atau istirahat.  

Gejala Serangan Jantung 

Serangan jantung gejalanya lebih intens dan bisa picu henti jantung jika tak ditangani: 

  • Nyeri dada hebat berlangsung >30 menit 
  • Sesak napas, mual, muntah, keringat dingin. 
  • Nyeri menjalar ke rahang, bahu, lengan, atau punggung. 
  • Pusing, lemas, atau merasa akan pingsan.  
Kategori Angin Duduk (Angina) Serangan / Henti Jantung
Durasi Nyeri 2-5 menit, reda saat istirahat >30 menit, tidak reda meski istirahat
Penyebab Utama Aliran darah berkurang sementara Penyumbatan total pembuluh darah oleh plak
Risiko Kematian Rendah (Jika kondisi stabil) Sangat Tinggi (Butuh CPR/AED)
Pengobatan Obat rujukan dokter & istirahat total Panggil Ambulans segera / Tindakan Medis Darurat

Obat Angin Duduk Ampuh 

Obat angin duduk fokus lancarkan aliran darah ke jantung, tapi selalu konsultasi dokter sebelum menggunakannya. Contohnya seperti: 
  • Nitrat: nitrogliserin paling umum, lemaskan pembuluh darah untuk redakan nyeri cepat.
  • Aspirin: membantu mengencerkan darah 
  • Beta-blocker: memperlambat detak jantung
  • Statin :turunkan kolesterol pencegah plak
  • Antagonis kalsium: pelemas pembuluh darah 
Itulah perbedaan angin duduk dan serangan jantung. Jaga kesehatan jantung dengan gaya hidup sehat dan kenali gejala dini untuk hindari risiko henti jantung. 
Tingkatkan keamanan publik di rumah atau kantor dengan AED—kunjungi aed.co.id sekarang untuk beli perangkat defibrillator mudah digunakan dan pelatihan gratisnya. Lindungi diri dan orang terkasih mulai hari ini!