6 Langkah Cara BHD Untuk Menyelamatkan Nyawa

6 Langkah Cara BHD Untuk Menyelamatkan Nyawa

BHD atau bantuan hidup dasar adalah serangkaian tindakan yang diambil oleh seorang penyelamat dalam membantu korban yang mengalami keadaan darurat seperti henti jantung dan henti napas. Pada umumnya, BHD bisa dikuasai oleh siapa pun. Jadi tidak cuman tenaga medis, tetapi tindakan ini boleh dilakukan masyarakat umum. Mari baca blog ini untuk mengetahui cara BHD dan alur BHD.  

 

6 Langkah Cara BHD Efektif  

Berikut adalah alur BHD yang bisa Anda ikuti dalam situasi darurat.  

  1. Pastikan Lingkungan Sekitar Aman

    Sebelum Anda mulai melakukan BHD, pastikan kondisi lingkungan Anda aman. Contoh dari lingkungan yang tidak aman meliputi adanya serpihan kaca di sekitar tubuh korban. Apabila korban perlu dipindahkan kepada lingkungan yang lebih aman, pastikan terdapat 3 orang yang memindahkan korban tanpa banyak gerakan.
  2. Periksa Respons Korban

    Anda dapat memeriksa respons korban dengan menepuk atau menggoyangkan bahu korban. Anda juga dapat berteriak keras dan memanggil korban “Pak!””Bu!”. Apabila korban masih tidak sadar, segera minta tolong untuk memanggil bantuan medis.  
  3. Hubungi Nomor Darurat

    Hubungi nomor darurat (112) atau nomor ambulans (118 atau 119). Pastikan Anda memberikan informasi lokasi kejadian, status korban dan tindakan yang dilakukan untuk menyelamatkan korban.  
  4. Cek Denyut Nadi dan Napas Korban

    Langkah selanjutnya, Anda harus memeriksa denyut nadi korban dan napas korban. Denyut nadi korban diperiksa dengan cara menempatkan kedua jari Anda (gunakan jari telunjuk dan tengah) pada sisi leher, tepatnya pada bagian bawah rahang dan samping tenggorokan.  Periksa juga napas korban dengan melihat dada korban. Ciri-ciri orang yang bernapas akan meliputi dada korban yang mengembang. Lakukan tahap ini secepat mungkin (tidak lebih dari 10 detik).
  5. Lakukan CPR

    Selanjutnya, lakukan CPR (cardiopulmonary resuscitation). Kami menyarankan Anda untuk melakukan hands only CPR atau CPR dengan tangan saja. Simak cara CPR di bagian berikutnya:  
    • Baringkan tubuh korban dalam posisi telentang pada permukaan datar 
    • Posisikan diri Anda di samping dada korban dengan berlutut 
    • Letakkan salah satu telapak tangan Anda pada bagian tengah dada pasien dan di antara kedua puting korban  
    • Letakkan telapak tangan kedua Anda kepada telapak yang pertama dan kaitkan jari telapak tangan kedua kepada yang pertama 
    • Posisikan lengan dan bahu Anda tegak lurus dengan tubuh korban dan lakukan kompresi dada dengan prinsip “push hard push fast”. Setiap kompresi dilakukan sedalam 5 cm  
    • Pastikan langkah CPR ada penggantinya karena memerlukan banyak tenaga. Kompresi dada yang baik memerlukan kecepatan 100-120 kompresi per 1 menit.  
  1. Gunakan AED 

    Langkah selanjutnya, Anda harus menggunakan AED. Baca artikel yang tertera untuk mengetahui cara menggunakan AED.  

 

Kapan Berhenti  CPR?  

Setelah menggunakan AED, Anda dapat melakukan CPR lanjutan hingga tim medis datang. Ketika tim medis sudah datang, Anda bisa hentikan CPR. Tindakan CPR juga bisa dihentikan apabila keluarga korban menolak tindakan resusitasi.  

 

Pengetahuan BHD adalah salah satu informasi yang penting untuk masyarakat. Sekarang Anda sudah paham terkait cara BHD yang efektif. Semoga alur CPR yang kami berikan bisa bermanfaat untuk Anda dalam situasi darurat. Kami mendistribusikan AED. Cek di sini untuk melihat produk kami.