Cara CPR yang Benar: Panduan Lengkap untuk Orang Awam

Cara CPR yang Benar: Panduan Lengkap untuk Orang Awam

Ketika orang terdekat Anda jatuh kolaps dan tidak merespons, situasi ini sudah menjadi mengawatirkan terutama ketika jatuhnya karena henti jantung.  

CPR adalah singkatan dari cardiopulmonary resuscitation, atau dalam Indonesianya disebut sebagai resusitasi jantung paru (RJP). Tindakan ini menjadi bagian penting dari prosedur bantuan hidup dasar terutama saat jantung berhenti berdetak. Oleh karena itu, seluruh masyarakat Indonesia dihimbau untuk mempelajari CPR supaya ketika situasi darurat terjadi, Anda mengetahui apa yang harus dilakukan.  

Cara Melaakukan CPR

Sebelum Melakukan CPR 

  1. Periksa Lingkungan Sekitar

    Perhatikan situasi sekitar seperti, lalu lintas, kabel listrik terbuka, dsb. Jika lingkungan tidak aman untuk korban, segera pindahi tubuh korban. Jika memungkinkan, 2 orang bantu angkat korban ke area lebih aman.
  2. Periksa Kesadaran Korban

    • Tepuk bahunya dengan mantap sambil memanggil dengan suara keras.
    • Jika tidak ada respons dan korban tidak bernapas atau hanya megap-megap (gasping), anggap ia mengalami henti jantung 
  3. Hubungi Nomor Darurat

    • Hubungi 118 atau 119, lalu sebutkan lokasi dengan jelas dan jawab pertanyaan petugas.
    • Minta orang di sekitar mencari AED terdekat.
    • Jika ada orang lain, mintalah ia yang menelepon agar Anda bisa langsung memulai CPR.

 Cara CPR Yang Benar: Saat Melakukan CPR

  1. Posisikan Diri dengan Benar

    • Baringkan korban telentang di permukaan datar dan keras, lalu berlututlah di samping dadanya.
    • Letakkan tumit satu tangan di tengah dada, lalu tumpuk tangan lainnya di atasnya.
    • Kunci siku Anda dan posisikan bahu tepat di atas kedua tangan.
  2. Lakukan Kompresi Dada

    • Tekan dada dengan kecepatan 100–120 kali per menit.
    • Kedalaman yang dianjurkan minimal 5 cm (2 inci), tetapi tidak lebih dari 6 cm (2,4 inci) 
    • Penolong terlatih: berikan 2 napas buatan setelah setiap 30 kompresi (rasio 30:2). Kecuali jika belum terlatih, cukup lakukan kompresi dada tanpa henti (hands-only CPR).
  3. Lanjutkan Hingga AED Tersedia

    • Jangan berhenti CPR sampai AED tiba.
    • Setelah alat AED tersedia, ikuti instruksinya sesuai cara penggunaan AED. Baca cara menggunakan AED disini. 

Tips Penting Agar CPR Efektif

  • Jaga ritme dan kedalaman. Tekanan yang konsisten lebih penting daripada tenaga sesaat.
  • Minimalkan jeda. Usahakan interupsi kurang dari 10 detik.
  • Biarkan dada naik penuh. Jangan bertumpu di dada di sela kompresi agar jantung bisa terisi darah kembali.
  • Bergantian setiap 2 menit. Kompresi berkualitas sangat melelahkan, sehingga bergantian membantu menjaga tenaga.
  • Ikuti pelatihan berkala. Keterampilan mudah berkurang jika tidak dilatih. 

FAQ Seputar CPR

Kapan RJP atau CPR dihentikan?

Lanjutkan hingga tenaga medis mengambil alih, AED memberi instruksi, atau korban menunjukkan tanda kehidupan seperti bernapas atau bergerak.

Anda juga boleh berhenti jika lokasi menjadi tidak aman atau Anda benar-benar kelelahan.

Apakah semua korban boleh di-CPR?

Tidak. CPR ditujukan bagi orang yang tidak sadar dan tidak bernapas atau hanya megap-megap (gasping).

Jika korban bernapas normal, pantau kondisinya sambil menunggu bantuan.

Keputusan pada korban yang jelas telah meninggal atau memiliki instruksi DNR (Do not rescusitate) berada di tangan tenaga medis.

Kondisi darurat seperti apa yang membutuhkan CPR?

Kondisi yang bisa membuat napas atau jantung berhenti (henti jantung), seperti serangan jantung, tenggelam, keracunan, asma berat, hipotermia, kehilangan banyak darah, dan tersedak yang membuat korban tidak sadar.

CPR dilakukan jika korban tidak sadar dan tidak bernapas normal.

RJP 1 siklus berapa menit?

1 siklus terdiri dari 30 kompresi dan 2 napas buatan.

Sebenarnya tidak ada hitungan berapa detik dalam 1 siklus, namun dapat di kira-kirakan sebesar 18-30 detik. 

Cara CPR yang benar bisa dipelajari siapa saja. Semakin banyak orang yang paham, semakin besar peluang korban selamat sebelum bantuan medis tiba. Ingin memastikan tempat kerja atau fasilitas Anda siap menghadapi keadaan darurat? Hubungi tim aed.co.id untuk berkonsultasi terkait AED supaya siap siaga sepanjang hari! 

Referensi