Perbedaan Antara Alat Pacu Jantung dan AED

Perbedaan Antara Alat Pacu Jantung dan AED

Defibrilator dan alat pacu jantung adalah dua perangkat medis yang dapat ditanamkan dalam tubuh seseorang untuk mencegah terjadinya detak jantung yang tidak beraturan (aritmia). Mungkin karena kedua alat berhubungan dengan jantung, banyak sekali yang masih salah mengira kalau alat pacu jantung dan AED merupakan hal yang sama. Mari baca blog ini untuk mengetahui perbedaan antara alat pacu jantung dan defibrilator 

 

Alat Pacu Jantung  

Pacemaker atau alat pacu jantung adalah perangkat yang menggunakan kejutan listrik yang stabil dan berenergi rendah untuk membantu mempertahankan detak jantung yang normal. Biasanya alat pacu jantung memiliki ukuran yang kecil dan digunakan untuk pasien dengan kondisi bradycardia atau jantung yang berdetak lebih lambat dari biasanya 

 

Jenis Defibrilator  

Sementara defibrilator menggunakan sengatan listrik berenergi rendah/tinggi untuk membantu mencegah/menghentikan aritmia yang berpotensi membahayakan hidup. Defibrilator sendiri terbagi menjadi 3 jenis kategori utama yaitu: 

  1. Automated External Defibrillators

    AED adalah perangkat portabel yang berfungsi menganalisis detak jantung secara otomatis dan kemudian memberikan sengatan listrik untuk mengembalikan irama jantung kepada korban henti jantung. 
  2. Wearable Cardioverter Defibrillators (WCD)

    Wearable Cardioverter Defibrillators adalah perangkat anti-aritmia yang menyediakan pemantauan jantung secara kontinu dan mampu memerikan fibrilasi melalui sistem elektroda non-invasif
  3. Implantable Cardioverter Defibrillators (ICD)

    Implanatable cardioverter defibrillator adalah alat medis yang ditanamkan di jantung untuk mengatasi dan mencegah aritmia. Implantable cardioverter defibrillators memiliki generator yang berisi baterai dan sensor kabel yang dipasang di dalam jantung untuk menentukan intensitas kejutan yang akan diberikan.  

 

Kapan Membutuhkan AED 

Alat ini biasanya di tempatkan pada ruangan fasilitas publik supaya bisa digunakan pada situasi gawat darurat. Ketika seseorang mengalami henti jantung, AED akan dibutuhkan sebagai perangkat penyelamat utama. Maka dari itu, tempat wisata baik fasilitas publik akan lebih baik memiliki alat AED sebagai perangkat darurat 

 

Kapan Membutuhkan Alat Pacu Jantung  

Anda akan sangat disarankan untuk menggunakan alat pacu jantung atau pacemaker ketika Anda memiliki detak jantung yang lambat dari biasanya. Tujuan alat pacu jantung ini digunakan untuk menyelaraskan detak jantung Anda untuk memompa darah kepada seluruh tubuh secara efisien 

 

Sekarang Anda sudah memahami bahwa AED dan alat pacu jantung adalah hal yang berbeda ya.. AED merupakan alat yang penting dimiliki pada setiap fasilitas publik supaya penanganan henti jantung dapat dilakukan dengan baik. Kami mendistribusikan AED secara resmi, kunjungi toko kami di sini 

Baca juga terkait: